![]() |
| Wakil Bupati Muna Barat Saat Ingin Meninggalkan Barisan Upacara Hari Kesadadan Nasional |
MUNA BARAT, SULTRAPOS.ID — Wakil Bupati Muna Barat melontarkan sindiran tegas kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Muna Barat yang dinilai mulai bersikap “musiman” pasca pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Sindiran tersebut disampaikan menyusul hasil evaluasi yang menunjukkan menurunnya tingkat kehadiran dan aktivitas sejumlah ASN di daerah. Fenomena ini dinilai kontras dengan kondisi sebelum pelantikan P3K dua tahap, ketika banyak pegawai tampak aktif, menetap, dan terlibat langsung dalam kehidupan pemerintahan maupun sosial di Muna Barat.
“Dulu sebelum pelantikan P3K, aktivitas pegawai cukup ramai. Sekarang setelah pelantikan, mulai sepi-sepi lagi,” ujar Wakil Bupati dengan nada tegas.
Ia menyoroti kecenderungan sebagian ASN yang mulai jarang terlihat, baik dalam apel maupun aktivitas keseharian sebagai bagian dari masyarakat. Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan komitmen awal yang telah disepakati bersama, khususnya terkait kesediaan mengabdi dan menetap di Muna Barat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Muna Barat tidak ingin daerah ini diperlakukan hanya sebagai tempat singgah untuk mencari penghidupan semata. Ia bahkan mengibaratkan sikap tersebut seperti menjadikan daerah sebagai “bar-bar” — datang bekerja, lalu pergi tanpa rasa memiliki dan tanggung jawab sosial.
“Menjadi ASN bukan hanya soal datang bekerja lalu membawa hasilnya ke daerah lain. Ada tanggung jawab moral dan sosial terhadap daerah tempat kita mengabdi,” tegasnya.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya menjaga komitmen. Sekali menyatakan siap bertugas di Muna Barat, maka komitmen tersebut harus dijaga secara konsisten. Ia mencontohkan dirinya sendiri yang memilih tetap berada di Muna Barat meski di hari libur, kecuali untuk urusan tertentu yang mengharuskannya ke luar daerah.
“Saya, meskipun hari Minggu, tetap berada di Muna Barat. Kalaupun ke daerah lain, saya tetap kembali. Karena Muna Barat ini dari kita dan untuk kita,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa rasa cinta dan memiliki terhadap daerah merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang kuat dan berkelanjutan. Tanpa hal tersebut, upaya mendorong kemajuan daerah akan sulit terwujud.
Menutup pernyataannya, Wakil Bupati mengajak seluruh ASN untuk kembali memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian, serta berkomitmen membangun Muna Barat secara sungguh-sungguh.
“Kalau kita kompak dan konsisten, Muna Barat bisa tumbuh lebih baik dan lebih maju dari hari ini,” pungkasnya.
Reporter: Sry



0 Komentar