Breaking News

Darwin Pasang Peta Besar Politik: Kuasai Mubar hingga Sultra, Partai Lain Diminta Waspada

 


MUNA BARAT, SULTRAPOS.ID – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Muna Barat pada 7 Februari 2026 tak sekadar menjadi ajang konsolidasi organisasi. Forum itu justru tampil sebagai panggung pemetaan kekuatan politik jangka panjang. Ketua DPD Golkar Sulawesi Tenggara sekaligus Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, membeberkan arah strategi yang terbaca jelas: mengokohkan Muna Barat sebagai basis utama Golkar, lalu memperluas pengaruh hingga tingkat provinsi.

Dengan nada penuh keyakinan, Darwin menyatakan bahwa konsolidasi Golkar di Sulawesi Tenggara hampir rampung setelah Musda digelar di sebagian besar kabupaten/kota. Momentum itu, menurutnya, menjadi titik balik kebangkitan Partai Golkar di Bumi Anoa.

“Target saya jelas, Golkar harus berjaya kembali di Sulawesi Tenggara, terutama di Muna dan Muna Barat. Kita sudah keliling hampir semua daerah. Ini konsolidasi serius, bukan sekadar rutinitas partai,” tegas Darwin.

Di Muna Barat, Darwin bahkan memasang target spesifik, 11 kursi DPRD pada Pemilu Legislatif mendatang. Pernyataan itu disampaikannya lugas, disertai sinyal keras kepada partai-partai pesaing.

“Kalau Golkar kuat di Mubar, peta politik pasti berubah. Partai lain harus berhati-hati membaca situasi ini,” ujarnya.

Pernyataan ini memantik tafsir luas: apakah ini hanya konsolidasi internal, atau awal dari strategi mengunci ruang gerak lawan politik?

Penguatan Dinasti atau Aspirasi Kader?

Penguatan struktur Golkar di Muna Barat semakin kentara dengan ditunjuknya Erika Purwaningsih, istri Darwin, sebagai Ketua DPD Golkar Muna Barat. Darwin menegaskan penunjukan itu bukan keputusan sepihak, melainkan aspirasi kader.

“Kader yang meminta. Mereka melihat beliau mampu merangkul dan menguatkan organisasi,” katanya.

Darwin juga mengungkapkan filosofi politiknya yang mengedepankan strategi tanpa konfrontasi terbuka.

“Seni pergerakan tertinggi itu mengalahkan lawan tanpa bertarung. Kalau lawan sudah tumbang duluan, itu yang paling nikmat,” ujarnya setengah berkelakar, namun sarat makna.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi penentu utama.

“Kalau masyarakat tidak menghendaki, tidak bisa dipaksakan. Politik tetap mengikuti arus rakyat,” katanya.

Dua Periode di Mubar, Sultra Menyusul?

Darwin menegaskan fokus utamanya saat ini masih menyelesaikan pengabdian sebagai Bupati Muna Barat, dengan peluang melanjutkan ke periode kedua.

“Saya masih berpikir dua periode di Mubar. Daerah ini yang membesarkan saya. Dari bukan siapa-siapa sampai dipercaya jadi bupati. Jadi fokus saya tetap di sini dulu,” ujarnya.

Namun, ia juga tak menutup kemungkinan melangkah ke panggung politik provinsi.

“Kalau takdirnya ke gubernur, saya tidak akan menghindar. Tapi sekarang belum ke situ. Kita lihat perkembangan ke depan.”

Ridwan Bae dan Peta Golkar Sultra

Dalam forum Musda itu, Darwin juga menyinggung politisi senior Golkar, Ridwan Bae, sebagai figur penting dalam peta politik Golkar Sultra. Ia bahkan secara terbuka menyatakan komitmennya mendorong Ridwan Bae maju sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara.

“Beliau punya mimpi besar untuk Sultra. Kalau cita-cita beliau jadi gubernur, Insya Allah itu juga jadi cita-cita kami. Kita dorong sama-sama,” tegas Darwin.

Pernyataan ini mengisyaratkan adanya pembagian peran strategis, Darwin mengokohkan basis daerah, sementara Ridwan Bae disiapkan untuk pertarungan tingkat provinsi.

Stabilitas Politik dan Modal Pembangunan

Di tingkat lokal, Darwin menilai stabilitas hubungan antara Pemda dan DPRD Muna Barat selama hampir setahun terakhir sebagai modal politik penting. Minimnya gesekan disebutnya mempercepat laju pembangunan, termasuk proyek infrastruktur seperti ruas jalan Matarawa–Guali.

“Kalau politik adem, pembangunan juga enak jalannya. Dengan anggaran terbatas pun kita buktikan daerah ini bisa maju,” katanya.

Konsolidasi struktur partai, stabilitas politik daerah, dan proyeksi figur untuk kontestasi provinsi membuat peta Golkar Sultra kini terlihat semakin sistematis. Bagi partai lain, sinyalnya jelas: arena pertarungan mulai dipanaskan.

Pesan Darwin pun telah menggelinding jauh: Muna Barat akan dijadikan benteng utama, Golkar Sultra terus dirapikan, dan figur untuk panggung provinsi mulai dipersiapkan. Apakah strategi ini akan membuat partai lain terdesak, atau justru memicu perlawanan politik baru? Waktu yang akan menjawab.

Reporter: Sry

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Media Online sultrapos.id