SULTRAPOS.ID, KENDARI - Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan siap all out mendukung langkah pemerintah pusat dalam memperkuat sektor hulu komoditas andalan perkebunan di wilayah Sultra.
Dukungan itu dilakukan oleh HIPMI Sultra setelah melihat keseriusan pemerintah pusat melalui Dinas Perkebunan dan Hortikultura yang memperhatikan nasib para kelompok petani agar meningkatkan produktivitas perkebunan. Langka serius dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Dinas Perkebunan dan Hortikultura itu akan memberikan bantuan dalam rangka pengembangan komoditas hortikultura pada kelompok tani di sejumlah kabupaten yang telah memenuhi syarat berdasarkan proses verifikasi.
Dimana, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran hampir Rp200 miliar untuk mendorong kebangkitan sektor perkebunan pada 2026. Dana sebesar Rp185,9 miliar itu difokuskan untuk memperkuat sektor hulu Perkebunan melalui penyediaan benih unggul, distribusi pupuk, hingga dukungan hari orang kerja (HOK) bagi kelompok tani selama proses penanaman. Langkah ini di ambil untuk mempersiapkan fondasi menuju hilirisasi sektor perkebunan pada 2028-2029 mendatang.
Bahkan, BPD HIPMI Sultra, menegaskan dukungan kepada pemerintah daerah dan siap berkolaborasi dalam memperkuat ekosistem pertanian dan perkebunan guna mewujudkan cita-cita hilirisasi perkebunan dan juga termasuk swasembada pangan.
Wakil Ketua VII BPD HIPMI Sultra membidangi pertanian, perkebunan, dan peternakan, Sabarudin, mengatakan kebijakan penguatan sektor hulu perkebunan merupakan langkah yang sudah tepat untuk mempersiapkan hilirisasi serta peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah dalam tiga tahun ke depan.
"Ini langkah yang sudah tepat dilakukan oleh Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra," ungkap Sabarudin.
Menurut Sabarudin, dengan ketersediaan benih unggul yang di jamin oleh pemerintah, ketersedian dan aplikasi pemupukan yang tepat, termasuk dukungan teknis melalui pembinaan langsung dari penyuluh dari pemerintah maka produktivitas dan kualitas hasil perkebunan sudah tentu akan meningkat secara signifikan.
"Keberhasilan penguatan hulu juga akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani pekebun, karena produktivitas yang tinggi dan kualitas baik bakal meningkatkan nilai jual komoditas," kata Sabarudin.
HIPMI Sultra, tambah Sabarudin, sangat komitmen untuk terlibat secara aktif dan profesional dalam mendukung program penguatan sektor hulu perkebunan, dengan membuka peluang kemitraan sebagai penyedia benih unggul dan pupuk berkualitas sesuai dengan standar teknis serta regulasi yang ditetapkan pemerintah.
"Kami akan terlibat aktif dalam mendukung program ini sebagai upaya membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil perkebunan dan menjadikan nilai tambah produk perkebunan daerah," ungkap Sabarudin.
"Kami juga sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Dinas Perkebunan dan Hortikultura dalam memperhatikan kesejahteraan petani di Sultra sehingga membuka peta jalan baru harapan dan keinginan para kelompok petani," ujar Sabarudin mengakhiri.
Reporter: Abas



0 Komentar