![]() |
| Mahasiswa KKA ITBK Muhammadiah Muna Barat Desa Guali |
MUNA BARAT, SULTRAPOS.ID – Mahasiswa ITBK Muhammadiyah Muna Barat yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Amalia (KKA) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Koordinator KKA, Jaswan, menyampaikan bahwa KKA merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa yang tahun ini tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Muna Barat. Ia bersama timnya ditempatkan di Desa Guali, Kecamatan Kusambi.
“Kami ditempatkan di Desa Guali dalam pelaksanaan KKA tahun ini. Kami siap berkolaborasi dan berkontribusi langsung bersama masyarakat,” ujarnya.
Selama 45 hari pelaksanaan KKA, mahasiswa akan menjalankan sejumlah program kerja unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Koordinator Humas KKA, Wa Ode Suriana, menjelaskan bahwa program tersebut difokuskan pada penguatan ekonomi dan pembinaan generasi muda.
“KKA ini berlangsung selama 45 hari. Kami telah menyusun program unggulan seperti digitalisasi UMKM untuk membantu pelaku usaha memasarkan produk secara lebih luas, serta Festival Anak Saleh sebagai wadah pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan generasi muda,” jelasnya.
Selain itu, pada hari pertama kegiatan, tim KKA juga langsung turun melakukan aksi nyata dengan membantu pembenahan dan pembersihan lingkungan desa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap visi “Liwu Mokesa” yang berarti kampung atau desa yang bersih, indah, dan tertata.
Melalui semangat kolaborasi dan pengabdian, mahasiswa KKA ITBK Muhammadiyah Muna Barat berharap kehadiran mereka dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Guali, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam membangun Muna Barat yang lebih maju dan bermartabat.



0 Komentar