MUNA BARAT, SULTRAPOS.ID – Kepala Bandara Sugimanuru mengajak masyarakat Kabupaten Muna Barat untuk memanfaatkan program subsidi tiket pesawat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Muna Barat. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan transportasi udara yang lebih terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan operasional penerbangan di daerah tersebut.
Kepala Bandara Sugimanuru, M. Khusnudin, mengatakan dukungan pemerintah daerah melalui subsidi penerbangan merupakan bentuk komitmen dalam membuka akses transportasi udara bagi masyarakat Muna Barat.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak bandara tidak hanya menghadirkan layanan penerbangan, tetapi juga menjadi upaya memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menghadirkan akses transportasi udara bagi masyarakat. Tentu kami dari pihak bandara sangat mengapresiasi langkah tersebut,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, subsidi yang diberikan pemerintah daerah tidak hanya menurunkan harga tiket pesawat, tetapi juga membantu menutup biaya operasional apabila jumlah penumpang dalam satu penerbangan belum memenuhi kapasitas pesawat.
“Melalui kebijakan ini, harga tiket penerbangan rute Makassar–Muna Barat maupun Muna Barat–Makassar kini berkisar sekitar Rp700 ribu per penumpang berkat dukungan subsidi dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan dukungan pembiayaan apabila jumlah penumpang tidak mencapai kapasitas maksimal. Penerbangan yang dilayani maskapai Sriwijaya Air di Bandara Sugimanuru memiliki kapasitas sekitar 120 penumpang dalam satu kali penerbangan.
“Misalnya kapasitas pesawat 120 penumpang, tetapi yang terisi hanya sekitar 50 orang, maka kekurangan kursinya akan ditanggung melalui subsidi dari pemerintah daerah,” katanya.
Namun, apabila jumlah penumpang telah memenuhi kapasitas pesawat, pemerintah daerah tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran subsidi karena biaya operasional penerbangan sudah tertutupi dari penjualan tiket.
Khusnudin menilai skema tersebut memberikan manfaat bagi semua pihak. Bagi masyarakat, subsidi membuat biaya perjalanan udara menjadi lebih terjangkau. Sementara bagi bandara dan maskapai, dukungan pemerintah membantu menjaga keberlangsungan layanan penerbangan di wilayah Muna Barat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muna Barat atas komitmennya dalam mendukung keberadaan penerbangan di daerah tersebut.
“Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, penerbangan di daerah ini bisa tetap berjalan dan masyarakat memiliki akses transportasi yang lebih cepat. Ini tentu memberikan manfaat besar bagi daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Khusnudin berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas penerbangan yang telah disubsidi tersebut dengan sebaik-baiknya, mengingat program itu berasal dari anggaran daerah yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.
“Inikan uang dari masyarakat, jadi masyarakat harus memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.
Ia juga berharap jumlah penumpang dalam setiap penerbangan terus meningkat sehingga operasional penerbangan di Bandara Sugimanuru ke depan dapat berjalan secara mandiri tanpa harus bergantung pada subsidi pemerintah daerah.
“Kalau penerbangan terus memenuhi kapasitas penumpang, maka bandara ini bisa berjalan tanpa subsidi lagi. Dan anggaran untuk subsidi bisa digunakan daerah untuk keperluan masyarakat yang lain,” tutupnya.
Reporter : Sry



0 Komentar