Breaking News

Semarak Cahaya Ramadan: Festival Anak Sholeh di Laworo Dukung Program Muna Barat Mengaji


MUNA BARAT,SULTRAPOS.ID – Remaja Masjid Al Ikhwan Desa Laworo menggelar kegiatan Semarak Cahaya Ramadan: Festival Anak Sholeh sebagai upaya membangun generasi Qur’ani sekaligus mendukung program keagamaan pemerintah di Kabupaten Muna Barat.

Festival yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Sholeh” ini bertujuan membantu pemerintah Desa Laworo dan pemerintah daerah dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Muna Barat, yakni Muna Barat Mengaji, Muna Barat Bertasbih, dan Muna Barat Berjamaah, yang mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan nilai-nilai keislaman.

Ketua panitia kegiatan, Jabir, S.Pd.I., M.H, mengatakan festival ini merupakan program perdana Remaja Masjid Al Ikhwan yang baru dibentuk pada 20 Januari 2026 dan telah dikukuhkan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Muna Barat.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal kami dalam membina generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an. Insya Allah festival ini akan menjadi program tahunan,” ujar Jabir, Jumat (13/03/2026).



Festival yang berlangsung sejak 28 Februari hingga 3 Maret 2026 tersebut diikuti oleh 120 peserta yang berasal dari 9 LPQ (Lembaga Pendidikan Al-Qur’an) se-Tiworo Raya dan Kecamatan Sawerigadi. Sementara itu, kegiatan pembukaan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 dan penutupan pada 13 Maret 2026.

Berbagai jenis lomba digelar dalam festival ini, di antaranya tilawah putra-putri, tartil putra-putri, hafalan Al-Qur’an putra-putri, adzan tingkat SD dan SMP, syarhil Qur’an, lomba praktik wudhu tingkat TK/PAUD, serta lomba mewarnai tingkat TK/PAUD.

Dari hasil perlombaan tersebut, panitia menetapkan LPQ Al Hasanah Desa Laworo sebagai Juara Umum I, disusul LPQ Ar Rahman Desa Wandoke sebagai Juara Umum II, dan LPQ Nurul Iman Kasisheha Kelurahan Tiworo sebagai Juara Umum III.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Laworo serta para donatur yang turut berpartisipasi menyukseskan festival tersebut.

Sementara itu, Fajar Tona, S. Ag. MA Kepala Sub bagian tata usaha Kemenag Mubar memberikan apresiasi Kepada Panitia Kegiatan atas terselenggaranya lomba. "Kegiatan samgat penting dalam menanamkan nilai-nilai agama dan religi kepada anak-anak, jadi saya memberikan apresiasi kepada panitia atas kegiatan ini. Semoga kegiatan ini tetap berlanjut kedepan" ujarnya.

Selain itu, Kepala Desa Laworo, La Ode Ida menyampaikan untuk mewujudkan Muna Barat sebagai daerah religi diperlukan sejak dini yakni melalui pengetahuan tentang agama kepada anak-anak. "Kegiatan ini mengajak anak-anak Muna Barat khususnya Desa Laworo untuk memahami betapa pentingnya agama dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Koordinator bidang dana dan donatur, Ali Fatha, S.Pd, menjelaskan bahwa sumber pembiayaan kegiatan berasal dari donatur yang tidak mengikat serta dukungan pribadi dari Bupati Muna Barat sebesar Rp10 juta.

"Jenis lombai yakni tilawah putra putria, trtil putra putria, hafalan putra putri, adzan tingkat SD dan SMP, Syarhil quran, wudhu tingkat Tk/PAUD, Mewarnai tk/paud. para peserta mendapatkan uang tunai, piala, sertifikat dan medali," ungkapnya.

Panitia berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi muda yang cinta Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Tiworo Raya dan Sawerigadi. (Redaksi)

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Media Online sultrapos.id