Breaking News

Ferdi Hamsa Nahkodai GMPI Sultra 2026–2028, Siap Perjuangkan Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan


KENDARI, SULTRAPOS.ID – Ferdi Hamsa resmi dipercaya memimpin Gerakan Mahasiswa Petani Indonesia (GMPI) Wilayah Sulawesi Tenggara periode 2026–2028. Amanah tersebut diberikan oleh mahasiswa dan petani dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara sebagai bentuk harapan baru terhadap perjuangan petani dan kedaulatan pangan di Bumi Anoa.

Dalam pidato perdananya usai terpilih, Ferdi Hamsa menegaskan bahwa kepemimpinannya bukan sekadar kemenangan dalam sebuah kontestasi organisasi, melainkan awal dari perjuangan panjang untuk memperjuangkan hak-hak petani di Sulawesi Tenggara.

“Terpilihnya saya bukanlah akhir dari sebuah kontestasi, melainkan awal dari perjuangan panjang yang sesungguhnya. Saya sadar bahwa di pundak ini terpikul harapan para petani yang menanti kepastian akan kesejahteraan,” ujarnya Ferdi, Jum'at (08/05/2026).

Mengusung tema “Menyatukan Langkah, Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Bumi Anoa,” Ferdi menegaskan bahwa GMPI Sultra akan hadir sebagai organisasi perjuangan yang berpihak kepada petani dan masyarakat kecil.

Di bawah kepemimpinannya, GMPI Sultra akan fokus mengawal program reforma agraria, memperjuangkan hak-hak tanah petani, serta aktif mendorong penyelesaian konflik agraria yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara.

Tak hanya itu, Ferdi juga menargetkan pembentukan cabang GMPI di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara, termasuk memperkuat basis organisasi di berbagai perguruan tinggi.

“Kita ingin mahasiswa dan petani berjalan bersama. Mahasiswa tidak boleh hanya sibuk berteori di ruang kelas, tetapi harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi penyambung lidah bagi petani yang selama ini terpinggirkan,” tegasnya.

Menurutnya, Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang sangat besar. Namun potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya memberikan kesejahteraan bagi para petani.

Karena itu, GMPI Sultra diharapkan mampu menjadi motor penggerak kolaborasi antara mahasiswa dan petani dalam membangun sektor pertanian yang kuat, mandiri, dan berdaulat.

Menutup sambutannya, Ferdi Hamsa mengajak seluruh kader dan elemen masyarakat untuk bersatu serta bekerja bersama demi mewujudkan Sulawesi Tenggara yang lebih maju dan berdaulat pangan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Mari rapatkan barisan, bekerja keras, dan berjuang bersama untuk Sultra yang lebih makmur dan berdaulat pangan,” pungkasnya

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Media Online sultrapos.id