Breaking News

Mahasiswa KKN-MD Jurusan Ilmu Tanah Berkontribusi Kembangkan Pertanian Berkelanjutan di Desa Madodo

 


Muna, Sultrapos.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Membangun Desa (KKN-MD) Jurusan Ilmu Tanah melaksanakan serangkaian kegiatan pembelajaran lapangan dan pengabdian kepada masyarakat di Desa Madodo, Kecamatan Kontunaga, selama April hingga Juni 2026. Program tersebut difokuskan pada praktik budidaya tanaman hortikultura serta edukasi pemanfaatan limbah rumah tangga dan kotoran ternak menjadi pupuk organik guna mendukung pertanian yang berkelanjutan.


Dalam kegiatan pembelajaran lapangan, mahasiswa melaksanakan praktik penanaman tanaman hortikultura berupa bawang merah dan wortel sebagai implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung karakteristik lahan pertanian di Desa Madodo yang didominasi kondisi berbatu dan berada di kawasan dataran tinggi.


Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa keberhasilan budidaya tanaman tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik tanah, tetapi juga dipengaruhi oleh pengelolaan lahan, kesesuaian teknik budidaya, serta kondisi iklim setempat. Pembelajaran langsung di lapangan ini menjadi pelengkap penting terhadap teori yang selama ini dipelajari di bangku kuliah.


Selain praktik budidaya, mahasiswa KKN-MD juga melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi pembuatan pupuk organik berbahan limbah rumah tangga dan kotoran ternak. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai cara mengolah limbah organik menjadi pupuk yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.


Pemanfaatan kotoran ternak sebagai bahan baku pupuk organik dinilai memiliki potensi besar karena mudah diperoleh oleh masyarakat serta mengandung unsur hara yang mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian secara alami.


Kegiatan sosialisasi mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Madodo. Warga terlihat antusias mengikuti penyampaian materi dan aktif berdiskusi mengenai manfaat pupuk organik sebagai alternatif yang lebih ekonomis, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari.


Koordinator Humas KKN-MD Desa Madodo, La Aman, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mengintegrasikan proses pembelajaran mahasiswa dengan pengabdian kepada masyarakat.


"Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya belajar mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga berupaya berbagi pengetahuan kepada masyarakat. Harapannya, ilmu yang kami bawa dapat memberikan manfaat bagi warga, sementara pengalaman yang kami peroleh di Desa Madodo menjadi bekal berharga dalam meningkatkan kompetensi kami sebagai calon sarjana pertanian," ujarnya.


Program KKN-MD tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Madodo hingga Pemerintah Kecamatan Kontunaga. Mereka menilai kehadiran mahasiswa Jurusan Ilmu Tanah telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan wawasan masyarakat mengenai pertanian berkelanjutan, khususnya melalui pemanfaatan limbah rumah tangga dan kotoran ternak menjadi pupuk organik yang sederhana, murah, dan ramah lingkungan.


Dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghadirkan inovasi dan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak positif bagi sektor pertanian.


Melalui sinergi antara pembelajaran akademik dan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKN-MD Jurusan Ilmu Tanah berhasil menghadirkan program yang tidak hanya memperkaya pengalaman belajar di lapangan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Madodo. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2022 - Media Online sultrapos.id