MUNA, SULTRAPOS.ID – Langkah tegas Camat Kabangka, Tarzan Guluhi, yang melaporkan sejumlah kepala desa dan kepala sekolah kepada Bupati Muna, Bachrun Labuta yang dinilai tidak mengindahkan instruksi dalam agenda resmi pemerintah daerah mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat dan tokoh pemuda di Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna.
Dukungan tersebut muncul karena banyak pihak menilai bahwa seorang camat memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan bupati di tingkat kecamatan.
Oleh karena itu, setiap instruksi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan kegiatan resmi daerah semestinya mendapat perhatian dan kepatuhan dari seluruh unsur pemerintahan yang berada di wilayah kerjanya.
Salah satu dukungan datang dari tokoh pemuda Desa Wataliku, Hasan Jufri. Menurutnya, langkah yang diambil Camat Kabangka merupakan bentuk penegakan disiplin dan wibawa pemerintahan yang selama ini dinilai mulai tergerus akibat kurangnya kepatuhan sebagian aparatur terhadap instruksi resmi.
"Tidak boleh lagi ada kepala desa atau kepala sekolah yang tidak mengindahkan perintah pimpinan, apalagi jika berkaitan dengan kegiatan resmi pemerintah. Ini menyangkut marwah organisasi pemerintahan dan kewibawaan institusi negara," ujar Hasan Jufri, Selasa (23/6/2026).
Hasan menilai, selama ini masih terdapat kepala desa maupun kepala sekolah yang memandang sebelah mata posisi camat. Padahal, secara struktur pemerintahan, camat memiliki tugas melakukan koordinasi, pembinaan, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan.
Menurutnya, ketidakhadiran dalam agenda resmi pemerintah bukan sekadar persoalan absensi, tetapi juga mencerminkan rendahnya komitmen terhadap koordinasi pemerintahan yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
"Kalau setiap pimpinan menjalankan tugas sesuai kewenangannya dan setiap bawahan menghormati mekanisme pemerintahan yang ada, maka roda pemerintahan akan berjalan baik. Sebaliknya, jika instruksi resmi diabaikan, maka yang dirugikan adalah masyarakat," katanya.
Dukungan serupa juga disampaikan sejumlah warga Kecamatan Kabangka yang berharap langkah tegas tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat disiplin aparatur pemerintahan, baik di tingkat desa maupun satuan pendidikan.
Masyarakat menilai, koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pihak sekolah merupakan hal penting dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Karena itu, setiap agenda resmi yang diselenggarakan pemerintah daerah semestinya menjadi tanggung jawab bersama untuk disukseskan.
Langkah Camat Tarzan Guluhi pun dinilai sebagai upaya membangun budaya kerja yang lebih disiplin, profesional, dan menghormati hierarki pemerintahan. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, ketegasan dalam menegakkan aturan dianggap menjadi salah satu kunci terciptanya pemerintahan yang efektif dan berwibawa.
Bagi masyarakat Kabangka, kepatuhan terhadap instruksi resmi bukan semata-mata bentuk penghormatan kepada seorang camat, melainkan penghormatan terhadap sistem pemerintahan yang telah dibangun untuk melayani kepentingan masyarakat secara luas.
Dengan demikian, setiap unsur pemerintahan diharapkan dapat berjalan seirama dalam mewujudkan pelayanan dan pembangunan yang lebih baik di Kecamatan Kabangka.



0 Komentar