![]() |
| Pose bersama usai penyerahan Tabungan Mahasiswa dari Pegadaian Syariah Area Kendari kepada Laboratorium Entrepreneur FEBI IAIN Kendari. FOTO: Ist |
SULTRAPOS.ID, KENDARI - Jika selama ini banyak mahasiswa menyelesaikan studi dengan mengandalkan beasiswa baik dalam kampus maupun luar kampus, namun berbeda dengan yang dilakukan Pegadaian Syariah Area Kendari. Sebagai bentuk dukungan pada mahasiswa, Pegadaian Syariah Area Kendari memilih pendekatan yang berbeda dengan menyerahkan bantuan Tabungan Emas kepada Laboratorium Entrepreneur FEBI IAIN Kendari bentuk dukungan untuk menyelesaikan studi mahasiswa, Rabu (15/07/2026).
Kolaborasi Pegadaian Area Kendari dan IAIN Kendari merupakan salah satu program dengan tujuan untuk membantu mahasiswa tingkat akhir menyelesaikan studi sekaligus menumbuhkan budaya investasi sejak di bangku kuliah.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam memperluas literasi keuangan dan investasi emas di lingkungan perguruan tinggi. Laboratorium Entrepreneur FEBI IAIN Kendari dipercaya sebagai pengelola program agar bantuan tidak hanya menjadi dukungan finansial, tetapi juga berkembang menjadi gerakan edukasi investasi dan kewirausahaan yang berkelanjutan.
Program tersebut lahir dari kesamaan visi antara Pegadaian Syariah Area Kendari dan FEBI IAIN Kendari dalam membangun generasi muda tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan mengelola keuangan dan memahami pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan masa depan.
Kepala Pegadaian Syariah Area Kendari, Mustamin Takwin mengatakan tabungan emas dipilih karena merupakan instrumen investasi yang mudah dijangkau, aman, dan memiliki nilai ekonomi terus berkembang.
Menurut Mustamin, mahasiswa perlu diperkenalkan pada budaya investasi sejak dini agar memiliki kesiapan finansial setelah menyelesaikan pendidikan.
"Kami berharap bantuan ini tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan studinya, tetapi juga menjadi awal lahirnya generasi muda yang gemar berinvestasi dan mampu mengelola keuangan secara bijak," ungkap Mustamin.
Pihak FEBI IAIN Kendari menyambut baik kolaborasi tersebut. Laboratorium Entrepreneur akan menjadi pusat pelaksanaan program, mulai dari pendataan penerima manfaat, pendampingan literasi investasi, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
Ketua Laboratorium Entrepreneur FEBI IAIN Kendari, Muh. Tonasa menyebut jika program bantuan Tabungan Emas tersebut akan di integrasikan dengan agenda laboratorium, seperti pelatihan investasi syariah, seminar literasi keuangan, inkubasi bisnis mahasiswa, serta pendampingan usaha berbasis inovasi. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa.
Tonasa menambahkan, FEBI IAIN Kendari memberi dukungan penuh seluruh program kolaboratif yang akan dijalankan bersama Pegadaian Syariah Area Kendari. Dukungan tersebut meliputi penyediaan fasilitas, pendampingan akademik, penguatan jejaring kemitraan, hingga pengembangan program yang berdampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat.
"Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara dunia pendidikan dan industri keuangan syariah ditengah meningkatnya kebutuhan biaya pendidikan dan pentingnya literasi finansial" ujar Tonasa.
"Program Tabungan Emas dinilai mampu menghadirkan solusi tidak hanya membantu mahasiswa menuntaskan studi, tetapi juga membekali mereka dengan kebiasaan berinvestasi serta semangat kewirausahaan yang akan menjadi modal penting ketika memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri," ucap Tonasa mengakhiri.
Melalui program tersebut, Pegadaian Syariah Area Kendari dan FEBI IAIN Kendari menegaskan jika investasi terbaik bukan hanya pada emas, melainkan pada masa depan generasi muda. Dari kampus, harapan itu mulai di tabung untuk pendidikan yang tuntas, ekonomi yang mandiri, dan masa depan yang lebih cerah.
Reporter: Abas



0 Komentar