![]() |
| Pose bersama sejumlah Pemuda Muna Kendari (Munaken). FOTO: Ist |
Oleh: Sarman Ode Patatikenda
Penulis Merupakan Pemuda Muna Kendari
Kegiatan Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan di pusatkan di kawasan Eks MTQ Kendari seyogyanya harus juga mendengarkan masukan dan saran bahkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat Muna termasuk didalamnya para pemuda Muna yang tinggal dan tersebar 11 Kecamatan di Kota Kendari. Sehingga ada persamaan persepsi dan pandangan yang sama soal masa depan KKMM kedepan. Karena jangan sampai kegiatan tersebut hanya seremonial saja dalam rangka mencari pencitraan publik.
Kritikan dan masukan dari Pemuda Muna Kendari (Munaken) harusnya oleh pengurus KKMM di Sultra menjadi bahan evaluasi dan intropeksi bagi lembaga. Jangan kemudian masukan dari Pemuda Munaken seolah-olah tidak memiliki manfaat dan tujuan. Pemuda Munaken menyampaikan beberapa kritikan memiliki landasan yang kuat terhadap perjalanan KKMM Sultra selama ini. Dan itu fakta yang terjadi bukan sesuatu yang di karang-karang. Jadi pengurus KKMM juga jangan anti kritik. Karena pengurus KKMM sekarang ini merupakan representasi dari pengurus KKMM sebelumnya.
Kami melihat keberadaan KKMM dengan cara pandang kami sebagai anak muda di pinggiran kota. Kami tetap memberikan sikap kritis dan sebagai bahan koreksi mengenai isi dari kerukunan keluarga itu, apakah hanya milik kelompok kalangan atas atau milik masyarakat bawah. Sebab masyarakat melihat KKMM hanya ramai pada saat momentum tertentu seperti yang akan dilaksanakan beberapa hari kedepan.
Di era digital, arus informasi bergerak sangat cepat. Di tengah derasnya berbagai pendapat, asumsi, dan spekulasi, kami memilih untuk berpijak pada satu prinsip: menyampaikan informasi berdasarkan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pemuda Munaken tidak hadir untuk menggiring opini, memprovokasi, atau membangun persepsi yang tidak berdasar. Setiap informasi yang kami sampaikan bersumber dari fakta di lapangan, didukung oleh data yang relevan, serta disajikan secara objektif agar dapat menjadi rujukan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kami menyadari bahwa opini dapat berbeda-beda sesuai sudut pandang setiap orang. Namun, fakta tetaplah fakta. Data tetap menjadi dasar dalam memahami suatu persoalan. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk membangun budaya berpikir kritis, memeriksa kebenaran informasi, dan menilai setiap persoalan berdasarkan bukti, bukan sekadar asumsi atau narasi yang belum terverifikasi.
Komitmen kami adalah menghadirkan informasi yang jujur, akurat, dan berimbang. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh gambaran yang utuh sebelum mengambil kesimpulan atau membentuk pendapat.
Karena pada akhirnya, keputusan yang baik lahir dari informasi yang benar. Kepercayaan dibangun melalui kejujuran. Dan kemajuan hanya dapat dicapai apabila fakta, data, dan informasi ditempatkan di atas opini dan spekulasi.
Pemuda Muna Kendari. Berlandaskan Fakta. Didukung Data. Menyampaikan Informasi untuk Mencerdaskan Masyarakat. (**)



0 Komentar