KENDARI, SULTRAPOS.ID – Anggota DPD RI asal Sulawesi Tenggara, La Ode Umar Bonte, mengajak mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) memperkuat pemahaman sekaligus pengamalan nilai-nilai kebangsaan.
Pesan tersebut disampaikan Umar Bonte saat melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di lingkungan kampus UMK, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut membahas empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam kesempatan itu, Umar Bonte menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga persatuan dan merawat keberagaman di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.
“Empat Pilar bukan hanya untuk dipahami, tetapi harus menjadi nilai yang hidup dalam keseharian. Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan ikut memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap kuat di tengah perubahan zaman,” kata Umar Bonte.
Menurutnya, perguruan tinggi merupakan salah satu ruang strategis dalam membangun dan memperkuat kesadaran kebangsaan. Mahasiswa, kata dia, akan menjadi bagian dari generasi yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan Indonesia ke depan.
Umar juga mendorong mahasiswa agar tidak berhenti pada pemahaman Pancasila secara teoritis. Nilai-nilai tersebut harus mampu diwujudkan dalam kehidupan sosial, organisasi kemahasiswaan maupun ketika menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Yusuf, S.Pd.I., M.Pd.I., menyambut baik pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di lingkungan kampus.
Menurut Yusuf, penguatan wawasan kebangsaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mahasiswa. Generasi muda dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan bangsa.
“Mahasiswa sebagai generasi muda harus mampu mengambil peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Nilai kebangsaan harus berjalan seiring dengan kapasitas akademik, karakter dan tanggung jawab sosial,” ujar Yusuf.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi,

0 Komentar