Breaking News

BPN Muna Barat Tebar Kepedulian di Hari Santri Nasional, Sertipikat Diserahkan, Bantuan Sosial Disalurkan

 


MUNA BARAT, SULTRAPOS.ID – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan administrasi pertanahan, tetapi juga melalui kepedulian sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.


Pada Jumat penuh berkah, 23 Oktober 2026, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, Romandhona Setyawan, S.H., M.H., C.Med., C.Par., C.BJ., C.EJ., bersama seluruh jajaran turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerahkan sertipikat tanah sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada petani, kaum dhuafa, pengurus masjid, dan para santri.


Mengusung semangat “BPN Muna Barat Melayani Sepenuh Hati, Berbagi Berkah untuk Santri – Santri Hebat! Muna Barat Bermartabat!”, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan pertanahan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat dan penguatan kehidupan beragama.


Jika selama ini BPN identik dengan patok, peta, dan sertipikat tanah, kali ini Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat hadir membawa pesan yang lebih luas: memberikan kepastian hukum sekaligus menebarkan manfaat bagi sesama.


Sertipikat Wakaf Masjid, Menjaga Aset Umat dan Keberlanjutan Amal Jariah


Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan sertipikat tanah wakaf Masjid Baiturrohim di Desa Kusambi kepada para takmir masjid.


Penyerahan sertipikat ini menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian hukum atas tanah wakaf yang digunakan untuk kepentingan ibadah. Dengan legalitas yang jelas, aset keagamaan diharapkan semakin terlindungi dari potensi sengketa maupun persoalan pertanahan di kemudian hari.


Lebih dari sekadar dokumen hukum, sertipikat wakaf merupakan bagian dari upaya menjaga amanah umat agar tanah yang diperuntukkan bagi rumah ibadah tetap terpelihara dan dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.


Melalui langkah tersebut, BPN Muna Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung perlindungan aset keagamaan serta mendorong tertib administrasi pertanahan di lingkungan masyarakat.


Sertipikat PTSL 2026, Memberikan Kepastian Hukum bagi Petani


Selain sertipikat wakaf, BPN Muna Barat juga menyerahkan sertipikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026 kepada masyarakat Desa Kusambi.


Mayoritas penerima sertipikat merupakan masyarakat yang berprofesi sebagai petani. Bagi mereka, sertipikat tanah bukan sekadar lembaran dokumen, melainkan bukti kepemilikan yang memberikan kepastian hukum atas tanah yang menjadi bagian penting dari kehidupan dan sumber penghidupan keluarga.


Kepastian hukum tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam mengelola lahan pertanian, mengembangkan usaha, serta merencanakan masa depan keluarga, termasuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak.


BPN Muna Barat juga terus mendorong agar kepemilikan tanah yang telah terdaftar dapat mendukung peningkatan produktivitas masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan.


Dengan demikian, program PTSL tidak hanya berorientasi pada tertib administrasi pertanahan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.


Tak Hanya Sertipikat, BPN Muna Barat Salurkan Bantuan Sosial


Kepedulian BPN Muna Barat tidak berhenti pada penyerahan sertipikat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, jajaran Kantor Pertanahan juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Pertama, peduli petani dan kaum dhuafa. Bantuan paket sembako disalurkan kepada petani kurang mampu dan masyarakat dhuafa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menghadirkan kebahagiaan melalui semangat berbagi pada Jumat Berkah.


Kedua, dukungan untuk masjid dan kegiatan ibadah. BPN Muna Barat menyerahkan bantuan perangkat salat bagi imam masjid serta bantuan amal jariah untuk mendukung kemakmuran masjid yang telah memiliki sertipikat wakaf. Dukungan ini diharapkan membantu menunjang aktivitas ibadah dan memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.


Ketiga, peduli santri dan pendidikan keagamaan. Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional, BPN Muna Barat menyalurkan bantuan berupa kitab suci Al-Qur’an, seperangkat alat salat, serta perlengkapan sekolah kepada para santri TPQ Ass’adiah dan pengasuh Pondok Pesantren Assyafi’iyah di Desa Wulanga Jaya.


Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pendidikan agama dan kebutuhan belajar para santri. Kebahagiaan yang terpancar dari wajah mereka menjadi gambaran sederhana tentang arti kepedulian dan berbagi kepada sesama.


Melalui kegiatan ini, BPN Muna Barat berharap semangat Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap pendidikan, keagamaan, dan masa depan generasi muda.


Romandhona Setyawan: BPN Bukan Hanya Mengurusi Tanah, tetapi Juga Peduli Kemanusiaan


Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, Romandhona Setyawan, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud nyata penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, terutama dalam membangun pelayanan yang berorientasi kepada masyarakat.


Menurutnya, tugas BPN tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan legalitas pertanahan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.


“BPN tidak hanya mengurusi tanah, tetapi juga terlibat dan peduli terhadap kemanusiaan. Semoga melalui sertipikat tanah yang telah kita serahkan, dokumen tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat, menjadi modal bertani, modal usaha, serta mendukung kebutuhan anak-anak untuk bersekolah dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian Kabupaten Muna Barat,” ujar Romandhona Setyawan di sela-sela kegiatan.


Ia berharap kepastian hukum atas tanah dapat menjadi salah satu fondasi bagi masyarakat untuk mengelola aset secara lebih baik, meningkatkan produktivitas, dan membangun kehidupan keluarga yang lebih sejahtera.


Pengasuh Pesantren Apresiasi Kepedulian BPN Muna Barat


Apresiasi juga disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Assyafi’iyah, Ustadz Arifin. Ia mengaku terharu atas perhatian dan bantuan yang diberikan BPN Muna Barat kepada para santri dan masyarakat.


Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bagi lembaga pendidikan keagamaan dalam menjalankan kegiatan pembelajaran dan pembinaan generasi muda.


“Semoga BPN selalu diberi kemudahan dan rahmat dari Allah dalam menjalankan tugas pengabdian,” ungkapnya.


Kolaborasi dan Kepedulian untuk Muna Barat yang Lebih Bermartabat


Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, para petani, takmir masjid, santri, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Dukungan juga datang dari Kepala Desa Kusambi dan Kepala Desa Wulanga Jaya.


Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya tokoh agama, Rumah BUMN, organisasi masyarakat PSHT, Kepala Desa Kusambi, Kepala Desa Wulanga Jaya, serta jajaran pejabat Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat.


Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam membangun kepedulian sosial dan memperluas manfaat pelayanan publik di tengah masyarakat.


Melalui penyerahan sertipikat wakaf, sertipikat PTSL 2026, serta penyaluran bantuan sosial dan keagamaan, BPN Muna Barat berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.


Semangat melayani sepenuh hati dan berbagi berkah diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat, sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan pertanahan yang profesional, berintegritas, dan semakin dekat dengan masyarakat.


BPN Muna Barat: Melayani dengan Hati, Mengabdi untuk Negeri.


(/red)*

0 Komentar

Posting Komentar
© Copyright 2026 - Media Online sultrapos.id