MUNA BARAT, SULTRAPOS.ID – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Wuna, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Tahun 2027 pada Jumat, 6 November 2026, bertempat di Balai Pertemuan Desa Wuna.
Kegiatan tersebut menjadi forum penting dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan desa tahun 2027, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, usulan, serta kebutuhan yang menjadi perhatian bersama.
Kepala Desa Wuna, Samrudin, menegaskan bahwa musyawarah desa merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan agar program yang direncanakan pemerintah desa benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
"Musyawarah desa ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan. Kami ingin setiap kebutuhan masyarakat dapat dibicarakan bersama sehingga menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program prioritas desa," ujar Samrudin.
Ia juga berharap masyarakat tidak hanya hadir dalam kegiatan musyawarah, tetapi turut berperan aktif memberikan masukan demi kemajuan Desa Wuna.
"Kami berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dan menyampaikan usulan secara terbuka. Sebab, pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat," tambahnya.
Pelaksanaan Musdes Perencanaan Tahun 2027 tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa serta Peraturan Menteri Desa, PDT Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Melalui forum tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat diharapkan dapat dihimpun dan dipertimbangkan sebagai dasar penyusunan program pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pemberdayaan masyarakat maupun peningkatan kesejahteraan warga.
Dengan adanya musyawarah ini, Pemerintah Desa Wuna diharapkan mampu merumuskan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

0 Komentar